Pilih Beras Jepang atau Beras Makan untuk Membuat Sushi?

Beras Jepang adalah salah satu jenis beras yang paling sering digunakan dalam pembuatan sushi. Pada dasarnya dalam pembuatan sushi itu sendiri, nasi menjadi bagian penting yang harus diperhatikan, karena itulah beras yang digunakan pun harus benar-benar berkualitas tinggi, kemudian dimasak serta ditambah bumbu-bumbu khas , sehingga pembuatan sushi pun akan terasa jauh lebih lezat.

Jenis beras yang digunakan dalam pembuatan sushi

Untuk membuat sushi, beras atau nasi jepang yang digunakan umumnya memiliki butiran yang jauh lebih besar jika dibandingkan dengan nasi biasa. Tidak hanya itu saja, beras dari jepang yang memiliki tekstur lengket juga menjadi bagain terpenting dalam pembuatan sushi. Karena itulah setelah penambahan cuka, maka nasi tersebut pun tinggal dibentuk sesuai dengan bentuk sushi yang diinginkan. Beras ini lebih mudah untuk digunakan serta dibentuk karena memang teksturnya yang lengket sehingga tidak menjadikan nasi yang dimasak terpisah atau berguguran dengan begitu saja.

Sale!
Rp 22,500Rp 395,000

Hal ini juga dibuktikan berdasarkan pada pendapat yang dinyatakan oleh Toar Christopher Palit, yaitu Sushi chef yang juga menjadi salah satu pemilik Sushi Joobu, beliau mengatakan bahwa jenis beras yang umumnya digunakan dalam pembuatan sushi adalah jenis beras short grain serta medium grain . Dengan kata lain, beras tersebut memiliki bentuk yang pendek atau pun sedang, dan bukan jenis beras panjang seperti halnya beras basmati atau pun beras lokal asal indonesia.

Antara beras jepang dan beras korea

Untuk pembuatan sushi secara tradisional umumnya dilakukan dengan menggunakan jenis Beras Jepang koshihikari. Namun belum lama ini, Asosiasi khusus dari kritikus Sushi jepang dengan korea justru menyatakan bahwa terdapat varietas beras lain yang berasal dari Korea yang memiliki skor lebih baik dalam pembuatan sushi, jenis beras tersebut dikenal dengan nama Hobumu serta Shindonjid.

Penggunaan beras lokal dalam pembuatan sushi

Beras dari Jepang dengan korea memang lebih sering digunakan dalam pembuatan sushi, namun harga yang dimilikinya itu sendiri jauh lebih mahal dibandingkan dengan harga dari jenis beras lokal atau beras makan.  Karena itulah bagi anda yang ingin membuat sushi dengan harga yang lebih terjangkau, maka tidak ada salahnya untuk memilih jenis beras menthik, yaitu beras organik yang tidak jauh berbeda dengan beras ketan dengan bentuk yang lebih bulat serta pendek. Sementara tekstur yang dimilikinya pun jauh lebih pulen serta lengket, sehingga banyak diantaranya masyarakat Indonesia yang menyebut beras ini sebagai Beras Jepang.

Selain jenis beras di bagian atas tadi ada pula alternatif lain yang bisa anda gunakan, jenis beras tersebut dikenal dengan sebutan rojolele yaitu jenis beras dengan bentuk bulat dengan warna beras putih susu. Tekstur dari beras ini juga terbilang pulen dan lembut. Namun jika ingin mendapatkan efek lengket dalam pembuatan sushi, maka campurkan beras tersebut dengan beras ketan, hal ini dilakukan dengan menggunakan perbandingan 10 : 1, sehingga beras itu pun akan cocok untuk digunakan sebagai bahan pembuat sushi.

Pembuatan sushi

Jika beras yang hendak digunakan untuk membuat sushi telah ditentukan, maka masaklah beras tersebut hingga matang, tambahkan air, kemudian kombu yaitu sejenis ganggang. Kemudian tuanglah nasi yang telah masak tersebut ke dalam hangiri, yaitu wadah nasi untuk membuat sushi yang dibuat dari bahan kayu. Setelah itu tuanglah sushi vinegar yang umumnya terdiri dari campuran cuka beras kemudian gula serta garam ke dalam nasi. Setelah itu aduk hingga merata dengan menggunakan kayu  sembari dikipas-kipas. Apabila telah dingin, maka nasi pun siap untuk digunakan dalam pembuatan sushi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *